Selasa, 27 Desember 2011

Gooners!

Salah satu pemain muda Arsenal yg gagal masuk tim inti dikarenakan lebih memilih untuk kuliah! :D
 
 

Minggu, 04 Desember 2011

Mimpi

Oleh Nain Ghzl:


Setengah tersadar
masih ada wanginya
Mimpi itu
singgahi otak kananku
Usirku pergi
namun tetap menepi
Coba menggapai
raihku hanya sejengkal
Ingin mengerti
hanya dapat setitik arti

Dan hilang
wanginya, baunya
tersengat mentari
Namun senyum itu masih ada!
Mata itu...
Rambut itu...
Wajah itu...
Ah... Wajah itu!

Anganku berganti
Imajiku terhenti
Sadarku kembali
Ternyata hanya (me-)mimpi,
bukan benar-benar (ber-)mimpi(ku)

Untukmu dari hatiku

Oleh Nain Ghzl:


Ini kisah tentang hatiku dengan dirimu:

Dulu,
Saat kita bertemu
Saat ku tatap matamu
Aku takut, Aku malu, Aku tidak mau
Ya, aku memang takut
aku memang malu tapi sebenarnya aku mau

Aku mengenalmu (sampai sekarang pun aku masih mengenalmu)
Dan sekarang aku tak tahu bagaimana kehidupanmu, keadaanmu, yang sesunggunya
Ya, aku memang tidak tahu tapi sebenarnya aku ingin tahu

Hoi, gadis manis(ku)!
Mendekatlah (lagi) padaku
Berikanlah aku waktu, untuk memberitahu kejujuran yang sebenar-benarnya pada mu:
'Aku memang hanya seorang yang pemalu yang sesungguhnya menyukaimu,
begitu mengagumimu
sejak pertama kita bertemu'

Hidup?

Oleh Nain Ghzl:


Hidup. Apa itu hidup? Dari mana asal kata tersebut? Kenapa harus ada kata hidup? Bagaimana menjawabnya? Saya juga bingung.
Tentu yang saya maksud adalah hidup tentang manusia. Jika anda atau saya membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sudah pasti panjang sekali penjelasan mengenai kata 'hidup' disana. Apakah dengan penjelasan yang panjang di KBBI itu kita (manusia) dapat langsung mengerti tentang 'apa itu hidup?' Saya tidak yakin 100%.

Terlepas dari KBBI (ataupun agama) saya mencoba mencari persepsi sendiri tentang 'hidup'. Apa itu hidup? Menurut saya, hidup hanyalah sebuah permainan yang mana saya/kita (manusia) ada didalam sebuah permainan, menjadi pemain, menghadapi banyak pilihan, berusaha menjadi pemenang, menang. Jadi manusia hidup (di dunia) hanya untuk menang? Apakah setelah menjadi pemenang hidup manusia sudah selesai/berakhir? Tunggu dulu, saya belum selesai. Menang atau kalah hidup hanyalah sebuah permainan, cukup dinikmatin aja permainan itu. Hidup (manusia) tidak ada yang selesai/berakhir, karena hidup adalah keabadian. Ya, hidup adalah keabadian dan manusia yang hidup pasti punya tujuan, tujuan demi keabadian.

Lalu bagaimana dengan (ke)mati(an)? (ke)mati(an) itu semu, bisa diibaratkan sebagai sebuah jembatan.
Memang hidup selalu berkaitan dengan mati, hidup-mati. Manusia yang hidup pasti mati tapi akan tetap hidup dan (akan) meneruskan permainannya, semakin dekat dengan tujuan, hidup.
Kok bisa? Jelas bisa, jika anda memiliki keyakinan mengenai hidup. Saya memiliki keyakinan itu karena saya (benar-benar) hidup.

Ya, Hidup adalah (hanya sebuah) permainan.
Ciptakan 'tempat bermain' yang mengasyikkan.
Mari Bermain!

Belajar Nggambar

Media: Pencil on paper
Ukuran: A4
Oleh Zulkarnain Ghazali:

The Innocent Girl (Horikita Maki)