Minggu, 27 Mei 2012

Anjing, Kukang dan Manusia Setengah Dewa

 Oleh Nain Ghzl:


Menyalak, berlari lalu menggigit. Biasanya sendirian. Kadang dirantai. Kasihan, hidupnya terlalu tertekan. Banyak yang memusuhinya, kucing contohnya. Bukan hanya kucing, banyak juga anjing-anjing lain yang memusuhinya. Mungkin tidak memiliki jiwa persahabatan atau memang terlalu egois. #Anjing

Lucu, imut. Hobinya tidur, dengan pose bergelantungan--meringkuk. Pemalas, lemas, seakan tenaganya sudah habis terkuras. Suka menyendiri juga suka berteman. Hidupnya seakan tak bermasalah, ia pun tak ingin mendapatkan masalah. Pergerakannya lambat, terlalu santai. Perasaannya kurang peka. Ada saja yang kesal dengannya, semut misalnya. #Kukang

Manusia, bukan manusia biasa. Ia seperti dewa, sikap maupun sifatnya, bukan wujudnya. Hadir dengan sendirinya, ada karena diadakan. Bisa disebut sebagai Tuhan kedua tapi jangan sebut ia nabi. Ingin dipuja karena ada tujuannya. Banyak yang memuja, karena ada maunya. Ambisi. Obsesi. Tak jarang menimbulkan diskriminasi. Hidupnya sangat fantasi. #ManusiaSetengahDewa

Di mana pun. Kapan pun. Disadari atau tidak. Mereka ada. #Anjing #Kukang #ManusiaSetengahDewa

#salamkelapkelip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar